Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2012
kita ibarat dua tetes air yang bertemu di tengah laut kehidupan kadang hujan nyaris memisahkan kita tapi pada cinta kita berpegang namun, kini angin yang lembut telah datang membawaku kuberikan mataku agar kau bisa melihat bagaimana cinta menjagamu sampai nanti kita bertemu lagi sebagai dua bintang diangkasa....
sudah permisi pergi dukaku, menjauh, menghilang kala pelangiMu hadir menghiburku, sejak itu aku merindukan lagi, hangatnya senja dan pelukan malam
aku mencintaimu seperti hujan yang menciptakan pelangi..
mencintaimu ,. adalah kesungguhan di atas kesetiaanku kesungguhan ketika berjalan bersama kewajibanku,.. mencintaimu, bagai puisiku yang menginspirasi , memaknai hari menyayangimu, bagai tubuhku yang bermandikan hujan kala senja tiba, segala pengharapan, impian hingga kenyataan tertuang dalam bait bait yang ku cipta, tiada menjadi indah, namun bahkan lebih dari itu..
biar saja cintaku tetap setia karna cintaku telah menjadi muhrim dan di beri lebel halal olehNya ,hampir saja senyumku tak henti kala saja mengais memory silam... saat bahagiaku tak mampu tenggelam, karna aku telah tertahan dalam suka tanpa duka sebab cinta ada diantaranya, satu warna yang membuat pelangi sempurna... satu rasa yang membuat hati bahagia,. menunggu yang tak pasti, kemudian meninggalkan yang telah ada,. sebenarnya keliru, tapi yakin hanya waktu yang telah mengatur.. semua hanyalah KehendakNya .. dan biar semua pertanyaan Dia yang menjawabnya,.. apa kau mendengar wahai matahariku, sebuah rasa mendekam dalam hati, menjamah rasa yang lain, dan membisu apakah tak kau lihat di barat sana wahai matahariku... sebuah tempat peristirahatanmu nan abadi, tapi taukah kau begitu angkuh,. padaNya yang memberi keindahan, sebab tak mungkinkan ada pelangi.. jika hujan yang kau anggap musuhmu, hadir bersama gemerlap sang badai... dan diantaranya tiada kau tahu,tersembunyi rahasia maka Tuha...
Kau mencintaiku Seperti bumi Mencintai titah Tuhannya Tak pernah lelah Menanggung beban derita Tak pernah lelah Menghisap luka Kau mencintaiku Seperti matahari Mencintai titah Tuhannya Tak pernah lelah Membagi cerah cahaya Tak pernah lelah Menghangatkan jiwa Kau mencintaiku Seperti air Mencintai titah Tuhannya Tak pernah lelah Membersihkan lara Tak pernah lelah Menyejukkan dahaga Kau mencintaiku Seperti bunga Mencintai titah Tuhannya Tak pernah lelah Menebar mekar aroma bahagia Tak pernah lelah Meneduhkan gelisah nyala..