sajakku
Selamat Nang... setelah seribu musim berarak kini waktunya Janur mlengkung memberi naungan semerbak di kala hati wuyung sudah menjelma menjadi perlindungan bagi istrimu. rawatlah dan sayangi ia dengan segenap sung tresna yang senantiasa menjadi Ratu Kencana Wungu di tahtanya dan kau tetap menjadi Suami terbaik meski kadang cukup menjadi Maha Patih Gajah Mada dan bukan raja di samping ratu walau kalau kau mau kau pasti bisa di ats tanah nyatanya. Namun tetaplah berkata pada burung-burung pembawa warta langit jingga itu untuk bernuansa semerbakku hanya untukmu kekasihku yang sudah menambatkan bahteraku ke dermaga mentarimu! Selamat berbahagia dalam mahligai kesempurnaan jati manusia. Tuhan memberkatimu dengan kasih AbadiNya nan Agung. Sajak: Cunong Nunuk Suraja Penantian yang membuat teka-teki labirin kota lelaki itu menuju ke timur dan terjerat dalam cinta nafasnya memburu dan jejaknya menyusuri bait demi bait puisi huruf demi huruf menyudut di sudut timur Jawa sajak: Eddy Siswanto Kepa...