Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 21, 2011

sajakku

Selamat Nang... setelah seribu musim berarak kini waktunya Janur mlengkung memberi naungan semerbak di kala hati wuyung sudah menjelma menjadi perlindungan bagi istrimu. rawatlah dan sayangi ia dengan segenap sung tresna yang senantiasa menjadi Ratu Kencana Wungu di tahtanya dan kau tetap menjadi Suami terbaik meski kadang cukup menjadi Maha Patih Gajah Mada dan bukan raja di samping ratu walau kalau kau mau kau pasti bisa di ats tanah nyatanya. Namun tetaplah berkata pada burung-burung pembawa warta langit jingga itu untuk bernuansa semerbakku hanya untukmu kekasihku yang sudah menambatkan bahteraku ke dermaga mentarimu! Selamat berbahagia dalam mahligai kesempurnaan jati manusia. Tuhan memberkatimu dengan kasih AbadiNya nan Agung. Sajak: Cunong Nunuk Suraja Penantian yang membuat teka-teki labirin kota lelaki itu menuju ke timur dan terjerat dalam cinta nafasnya memburu dan jejaknya menyusuri bait demi bait puisi huruf demi huruf menyudut di sudut timur Jawa sajak: Eddy Siswanto Kepa...

yank

saat diriku tak mampu menerangimu di kala kau terlelap ku akan mengutus setitik bintang bintang yang bersinar paling terang yang akan menemani tidurmu saat diriku tak mampu menghangatkanmu dikala kau terbangun ku akan meminta sang mentari tuk menghangatkan dirimu menyinari sepanjang harimu saat diriku tak mampu menghiasi hari senjamu ku akan ciptakan sebaris pelangi sejuta warna hidupku akan kuberi agar hidupmu lebih berarti saat diriku tak mampu mengikuti setiap jejak malammu ku akan buatkan sebuah rembulan yang akan menemanimu takkan hilang sampai pagi menjelang ku tlah ciptakan setitik bintang sang mentari sebaris pelangi serta sebuah rembulan kuberikan ini smua untukmu agar kau tak kesepian saat diriku tak berada di sisimu ..

sajak cinta

cinta terlahir dari dua jiwa dua jiwa yang telah koyak menambal luka yang lalu merangkai jaji demi janji berpaut hati demi hati mengukir cinta yang pasti beralaskan kejujuran hati beratapkan jiwa yang remuk mengandalkan jiwa yang rapuh senyum ranum nan menawan memancar di sebaris senyummu menguatkan luka lebamku menghilangkan luka lama ini cinta lama terhapus tanpa sisa cinta baru terukir dalam-dalam di setiap benak yang terlibat mengecap setetes atas nama cinta saling terpengkur dalam kemesraan saling terlelap dalam romantika membuat hidup lebih indah maknanya

rindu KU PADA MU

Tuhan.... Saat aku menyukai seorang teman Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir Tuhan..... Ketika aku merindukan seorang kekasih Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta Sejati Mu Agar kerinduanku terhadap - Mu semakin menjadi Tuhan....... Jika aku hendak mencintai seseorang Temukanlah aku dengan orang yang mencinatai - Mu Agar bertambah kuat cintaku pada - Mu Tuhan...... Ketika aku sedang jatuh cinta Jagalah cinta itu Agar tidak melebihi cintaku pada - Mu Tuhan.... Ketika aku berucap aku cinta pada - Mu Biarlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada - Mu Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena - Mu Sebagaimana orang bijak berucap Mencintai seseorang bukanlah apa - apa Dicintai seseorang adalah sesuatu Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah beratti Tapi dicintai oleh Sang Pencinta adalah segalanya

na

Na’ Sayang… Pesonamu yang menggelayut manja di lubuk hatiku Mampu menyihir jiwa dan ragaku Seakan jiwaku terbelenggu, ragaku pun hanya terpaku Mengikuti setiap gerak langkahmu Na’ Sayang… Aku tak bisa melepaskan bayangmu dari hidupku Walaupun hanya sekejap saja, aku tetap tak mampu Kau selalu hadir di setiap waktuku Dalam kesendirian, bayangmu nampak begitu jelas menyapaku Dalam keramaian, kaupun ‘hadir’ menyertaiku Na’ Sayang… Ku rindu hadirmu… Ku kangen candamu, tawamu, manjamu… Ku tak bisa melupakan semua itu… Saat kita bersama Hari-hari terasa begitu indah Na’ Sayang… Akankah kita selalu bersama? Mengukir hari penuh cinta Mewarnai hidup dengan kasih sayang Merenda masa depan dengan cinta dan kasih sayang Na’ Sayang… Aku hadir untuk mu Kau hadir untukku Hidupmu adalah jiwaku Hidupku adalah jiwamu Cinta dan Sayangku ini hanya milikmu Cinta dan Sayangmu itu hanya milikku Kita jaga anugerah terindah dari Allah ini Kita jadikan cinta, kasih, dan say...

love itu mencintai

TANPA CINTA Tanpa cinta, kita tak akan pernah ada. Karena cinta kepada diriNya, Tuhan ciptakan insan menurut citraNya. Bagai pelukis dalam khusyuk berkarya, setiap goresan dan sapuan kuas di atas kanvasnya adalah cerminan dirinya bagi mata pengamat seksama. Tanpa cinta, dada kita tinggal rongga menganga hampa : wajah kekasih, tanda mata kenangan, dan setangkai bunga tinggal kumpulan sedih materi sepi terperangkap ruang dan kala. Karena cinta membuka semua pintu serta jendela, memberikan tempat bagi yang lain untuk masuk berdiam bersama jiwapun meluas dan mendalam, masing-masing jadi bermakna. SEBUAH SAJAK BERSAHAJA inilah sajakku yang bersahaja saja untukmu : perempuan bermata telaga dengan rimbun rumpun cemara pada tepinya inilah sajakku untukmu : nyanyian hujan penghujung tahun kelabu, yang jatuh di tengah hutan yang jauh itu dan kau, tak pernah tahu PERTEMUAN Seperti gerimis yang bernyanyi perlahan dalam temaram impian, engkau telah meledakkan sesuatu dalam diriku ketika pada suatu ...

cinta yang qu tunggu

Gambar
Raden Somad Syair Cinta; Puisi Cinta; Sajak Cinta Home Asmara Beasiswa Informasi Loker Ngeblog Sains Sport Tekno Tips Trik Unik » Raden Somad » Asmara & Percintaan » Syair Cinta; Puisi Cinta; Sajak Cinta Syair Cinta; Puisi Cinta; Sajak Cinta Puisi Cinta, Sajak Cinta, Syair Cinta Wahai, Apakah itu Cinta ? Aku memandang nyalang, pada manusia lalu lalang Kulihat, tanpa sedikitpun segan, mereka menggamitkan jemari tangan Kata cinta m enguar di angkasa, menghayutkan gemawan mega Mangaburkan keindahan bintang gemintang, panji dan agungnya bentara Namun di sini, berdiri aku dalam keraguan Tak mengerti dan terus bertanya : Apakah segalon cinta lebih manis ketimbang sececap cita? Dan apakah bahagia terwujudi harus dengan dimiliki? Dan apakah seorang pangeran hanya dapat menjadi raja, Pabila mempersandingkan permaisuri di sisinya? Dan tanya itu menggiringku masuk ke dalam labirin tua Lorong pekat penuh lembap yang dindingnya berkerop...

lo ve

CINTA Aku ingin melihat matamu yang indah simfoni nan syahdu mengalun melalui lorong hatiku sukma gemulai mengikuti irama jiwa segala cerita hanyalah sejahtera bagi anak bangsanya. Aku ingin melihat matamu yang indah sebuah telaga bening yang sejuk airnya tempat bermain dan berenang-renang lumut dan batu-batu adalah pembersih jiwa aroma semesta adalah bunga yang ada di dalam hati. Aku ingin melihat matamu yang indah tempat bersemayam para leluhur yang perkasa para penakluk serigala durjana semua kejahatan tunduk bertekuk lutut dan tak berdaya sehingga amanlah segala makhluk di dunia taman tempat berteduh dan hutan-hutan yang terjaga dari segala mara bahaya. O, swarga maniloka inilah tempat asal hamba. Aku ingin melihat matamu yang indah pertemuan yang berujung bahagia akan selalu terlaksana tiada kehidupan tanpa sayap kata-katamu yang indah dan cinta senantiasa hidup abadi di dalam dunia. O, kata-kata dan perbuatan menjelma citra. Di dada penuh dengan rasa sukma. November 2006 MENJ...

////

AKU LAHIR SEBAGAI PENYAIR -- Icha Dunia adalah rasa cemburu yang menghimpit dada melenyapkan sabar dan doa dari hari-harinya Maka tunggulah aku di ujung sana sebuah peradaban yang kukuh dari pengalaman seribu derita serta munajat di malam-malamnya sebuah tempat orang menghibur diri dan mabuk cinta kemudian tiada penyesalan setelahnya. Mungkinkah hanya ada sejumput doa dan bahagia di dunia atau adakah hidayah di setiap tempat di dunia jika saja setiap orang berusaha dapat meraihnya. Untukmulah aku selalu ada. O, angin Suka dan duka datang dan pergi seperti angin. Rezeki dan nestapa berputar seperti roda.

love me

bila hati tak dapat bicara maka insan yang menceritakan bila hati tak dapat bertingkah maka raga yang menggerakan bila hati tak dapat lagi ceria maka dirimu yang dapat membuat bahagia sahabat genggamlah ketenangan dan selimuti dirimu dengan kebahagiaan sahabat bila kepedihan membelenggu dalam jiwamu redamlah rasa itu dengan senyummu jika lautan ku jadikan tinta dan danau ku jadikan kata – kata maka tak cukup kutuliskan semua kenangan yang telah tercipta