Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 1, 2010
aku persembahkan tiga kata yang tak kan mampu menjauhkanmu , dariku aku persembahkan tiga kata hingga kau tak bisa berpaling dariku, dan aku persembahkan tiga kata hingga tak kan bisa mengakhiri kisah kita...
cinta, ataukah emas yang kau pilih pada satu bintang yang memilihmu namun, jangan palingkan pandanganmu saat hujan, menghapus amarahmu
meski tubuhku mulai rapuh... meski waktu berlalu jauh...
meski tubuhku mulai rapuh... meski waktu berlalu jauh...
satu ruang hampa tercipta dari sebongkah angkuh di tepian amarah... untuk apa, aku melangkah menjauhi kesepian sampai aku berada ditengah riuh redam gemuruh, berteriak mencapai langit-langit dinding hati... nafasku berhenti. namun tanganku kan bersaksi
ada aku menanti waktu penuh luka terbelah sembilu atau nanah yang tercabik belati ketika hancur rupa diwajah adakah hati sebagai kecantikanku Tuhankah sebagai kekasihku atau malam sebagai pembaringanku.. hai, sang fajar beserta pengawalmu antarkanku dalam keramaian pasar tatkala, aku terlempar dalam keterasingan... ijinkan disana semua mata kan memujaku....
mungkinkah seperti musim.. jika matahari disana slalu berganti wajah berganti rupa dengan hati yang penuh luka senjapun menatap merah, dibarat sana
mungkin, aku adalah mataharimu.... dan sejak saat itu, kaulah yang tercipta untukku.... mungkin, aku adalah senja bagimu.... hingga sejak saat itu, aku menjadi pilihan terakhirmu...